Just like hot coffee,
my life is brown, neither white nor black.
And don’t forget,
the warm and fragrance turn into the spirit.
one more cup means one more thought :)
one more cup means one more thought :)
Just like hot coffee,
my life is brown, neither white nor black.
And don’t forget,
the warm and fragrance turn into the spirit.
Guys.
Kemarin aku ngobrol-ngobrol sama Emon dan ternyata kami baru inget kalau ada beberapa barang kami (buku, dvd, vcd, etc) yang hilang entah kemana, I mean bukan hilang sih cuman mungkin belum dikembaliin dari pinjeman temen-temen dan kita lupa apa aja itu T.T
Jadi lewat notes ini (mungkin nanti Emon juga bikin hihihi),
Aku pengen tahu aja siapa tahu ada diantara temen-temen yang masih bawa buku-buku bacaan, novel, dvd, vcd, etc yang aku punya, tolong yah kalau uda selesai segera dibalikin. Engga masalah kok kalian pinjem tapi abis itu tolong dibalikin.. karena aku baru inget waktu lagi ngobrol-ngobrol sama Emon, kok buku-buku kita jadi semakin berkurang? Huhuhu. Dan kadang baru inget kalau kita lagi pengen baca lagi atau lagi butuh buku itu buat kepentingan tertentu.
Jadi please.. kalau bisa pas ketemu aku ntar dibalikin yah,
Sedih ni banyak barang- barang yang engga tahu entah kemana. Contohnya dvd Serendipity-ku yang entah terakhir dipinjem siapaaa.. kemarin waktu lagi pengen nonton Serendipity lagi, jadi sedih.. jadi nggak mood tiba-tiba gara-gara frustasi cari iu dvd engga ada, huwaa.
So guys,
Mungkin juga masih adakah barang kalian yang masih aku bawa?
Coba diinget-inget.. ngomong aja, siapa tahu saya juga khilaf T.T
Pasti saya balikin kok kalau memang ada di saya, engga ada maksud buat ngambil hehhe jadi aku yakin, kalian juga pasti kaya gitu hehhe..
Mungkin notes ini juga sekalian dijadiin ajang buat kalian yang juga barangnya masih dipinjem siapa dan udah lupa siapa yang minjem, tulis aja di comment notes ini.
Who know’s.. after one week, two weeks.. barang kamu bakal balik ke tanganmu lagi dan saat itu mungkin kita bakal seneng banget (bahkan kadang lupa kalau punya barang itu) and says: “Ya Allah.. ternyata selama ini kamu toh yang bawaaa.. aku lupaaa hehhe.. tengkyu yaaah!!”
PS. @depe: iya dep. Pin garudamu masih aku pinjem. Itu masih dipinjem temenku yang anak pemerintahan Undip yang begitu tahu pin itu langsung histeris. Ntar pasti aku minta kalau ketemu, hehhe maapp. T.T siapa lagi siapa lagi yang barangnya masih di aku??
Hmm..
Akhirnya aku mempublish cerpen yang berhasil mengantarkanku sebagai Juara 1 Telkomsel Writing Awards pada bulan Februari 2009 lalu.. Alhamdulillah.. Ini semua tidak pernah terduga, seperti hidup.. yang terkadang penuh dengan kejutan tak terduga tanpa harus mempertanyakan apa sebenarnya alasan Tuhan memberikannya kepada kita.. here's my story.. But I Can't Give You a Reason.
See you on my next masterpiece! :)
- BUT I CAN'T GIVE YOU A REASON -
[Cerita Ramma..]
“Here i go.. Scream my lungs and.. try to get to you.. u’re my only one.. I let go.. but there's just no one who gets me like you do.. You are my only, my only one..” ~ Yellow Card – Only One.
Lagu itu terus mengalun dengan keras memenuhi kamarku. Aku selalu melakukan ritual ini setiap kali harus terpaksa bertengkar dengannya. Aku tak tahu kenapa dia selalu membuat emosiku tersulut padahal dialah satu-satunya orang yang ingin aku sayangi di dunia ini. Aku ingin dia tahu bahwa aku tak pernah sekalipun membencinya.. apalagi muak padanya! Tidak sampai hati aku melakukannya! Tapi entah kenapa dia selalu menganggapku seperti itu.. aku tak tahu harus bagaimana lagi menjelaskan padanya kecuali dengan terus saja memukul-mukul tembok dan menangis! Sigh.. cengeng sekali kau, Ramma! Arrrghhh..!!
[Cerita Reisha]
“Ga mungkin bisa, yah.. kita tuh udah temenan bertaun-taun.. dia mana tahu gue naksir dia, say.. arrghh.. gue ga tahan kalau gini terus caranya.. lu ga tahu sihh gimana rasanya kita suka sama orang yang tiap hari bareng sama kita, curhat sampe nangis-nangis sama kita.. lu ga akan sampai hati buat nyatain perasaan lu ke dia.. daaaamnn!! Kenapa sih harus terjadi sama gue?? Hiks..”
“Yaudah sabar aja, Rei.. yang penting kan dia selalu ada buat lu..” Memang rasanya ga enak Rey.. dan aku juga ngrasainnya sekarang.. bahkan dia ga pernah sadar dan tahu betapa sakitnya hatiku meskipun aku juga ga akan sampai hati membiarkan dia nangis-nangis tanpa kudengar ceritanya.. seperti sekarang ini..
“Hiks.. Iyaaahh.. thanks bangett yah say.. gue ga tahu kalau ga ada lu gue kaya apa ancurnya.. huwwaaa.. bantuin gue ngilangin perasaan ini ke dia yahh..”
“Tenang aja sayang.. apapun yang lu butuhin pasti gue siap bantuin kok.. sekarang lu tidur aja yahh.. pasti mata lu udah bengkak berkantung hitam tuh..” Andai aku bisa mengatakannya bahwa aku akan dengan senang hati membantumu menghilangkan perasaanmu padanya Reishaku..
[Cerita Alle]
“You’re my little indigo, girl.. indigo eyes.. indigo mind.. indigo smile..” ~ Watershad – Indigo Girl.
Aku selalu melihat sesuatu yang beda dalam dirinya. Gerak-geriknya yang lucu dan unik. Rambut panjang tipisnya yang selalu digerai dalam suasana apapun. Matanya yang menurutku mata paling indah sedunia! Senyumnya.. aaahh.. tak tahan aku dibuatnya! Belum lagi setiap tingkahnya untuk memenuhi rasa ingin tahunya akan segala sesuatu. Dalam riwayat hidupku, baru sekali ini aku benar-benar dibuat mabuk kepayang oleh wanita.. dan masalahnya adalah.. kenapa wanita itu haruslah dia.. kenapa bukan orang lain selain diaaa?? God, come on!!
“Cuz.. every night I realize.. I need you.. close to me.. but every night I compromise.. tonight oh tonight..”
Mungkin dunia menertawakanku kalau tahu betapa pengecutnya diriku atas nama lelaki, pengecut yang hanya bisa menahan semua perasaanku padanya. Tapi bagiku, tidak ada yang lebih membuat seorang lelaki itu tangguh jika lelaki itu rela menahan semua perasaannya karena memilih untuk mengalah.. bukan mengalah pada keadaan, tetapi mengalah pada ego diriku sendiri.. aku ingin melihatnya bahagia, mengamati indahnya dirinya dari sini dengan berbekal lomo-ku saja. Itu sudah teramat cukup. Apalagi ditambah secangkir kopi seperti malam ini..
[Ceritaku]
Hhhh.. lagi-lagi malam ini aku hancur dibuatnya. Bayangkan saja, sudah 3 tahun aku mengenalnya dan aku pikir itu waktu yang cukup lama, lama sekali untuk menahan perasaan ini. Bagiku sehari itu bagaikan setahun. Setahun bagaikan sepuluh tahun. Artinya tiga tahun itu bagaikan tiga puluh tahun! Terkadang hati kecilku selalu saja berkeinginan untuk menyatakan perasaan ini padanya.. tapi.. aku rasa dia belum siap mengetahui ini semua. Hal terburuk yang tidak ingin aku alami jika aku menyatakannya adalah dia pasti akan menjauhiku, membenciku, dan menganggapku tidak pernah ada lagi di dunia ini. Aku tidak ingin itu terjadi.. tetapi tahukah kamu rasa sakitnya menahan perasaan cinta seperti ini? Aku lebih memilih untuk dibunuh saja secara cepat daripada mati perlahan-perlahan tersiksa karena cinta.
“Ckrekkk..!!” suara yang tidak asing bagi penggila fotografi sepertiku. Apalagi diiringi juga dengan flash light yang samar-samar terlihat mengarah pada kamar apartemenku di lantai 3 ini. Refleks aku langsung menengok ke bawah lewat jendela kamarku. Samar-samar aku melihatnya. Lelaki bertopi hitam yang di tangannya memegang sebuah benda yang menyerupai kamera.
[Cerita Alle]
Siall.. sepertinya dia melihatku!! Apa aku lari saja?? Tidak.. kalau aku lari justru akan semakin mencurigakan. Aku akan tetap tenang disini dengan secangkir kopiku. Hmm.. aku punya sedikit permainan untuknya.. entah dia tahu atau tidak.
[Ceritaku]
Aku menuruni tangga apartemen dengan masih memakai kaos oblong putihku yang kedodoran dengan tulisan “I AM REALLY GODDAMN CRAZY!” di tengahnya dan masih dengan celana jeans pendek diatas lututku. Bodo amat. Aku harus tahu siapa orang itu secepatnya sebelum dia pergi.
“Heh! Lo tadi foto gw yah?” aku langsung melabraknya tanpa basa-basi. “Ga usah pura-pura lo.. gw tuh juga fotografer! Gw tahu kalau tadi kamera lo yang aneh itu tadi mengarah ke gw!”
“Hahhaa.. ANEH?? Lo tuh fotografer tapi ga tahu ini kamera apa?!” dia mengangkat kameranya yang memang aneh menurutku. Warnanya merah dan ada 8 buletan di depannya. Seperti kamera mainan deh, beneran..
“Emangnya..” Aku memberi jeda. Agak gengsi menanyakannya tapi aku kelewat penasaran. “Itu kamera apa..?” lanjutku kemudian.
“Jah.. fotografer jadi-jadian lo! Nih ya.. gw ga bisa ngasih informasi secara gratis. Kalau mau tahu ini kamera apa dan gimana cara kerjanya, malam ini ikutan gw hunting muter-muter Semarang sampe pagi!”
“Umm.. apa-apaan tuh begitu caranya?”
“Ya terserah lo mau engga.. gw sih meragukan lo sanggup ikut gw hunting sampe pagi.. apalagi cewek.. cemen..”
“Eh sembarangan lo men.. Okeh gw ikut! Tapi gw ambil NIKON gw dulu!”
[Cerita Alle]
Dia diam saja. Aku tak tahu harus membuka percakapan dengan obrolan seperti apa. Kami berjalan bersebelahan, ingin rasanya aku menggandeng tangannya, aku tahu dia kedinginan. Bodoh memang dia.. sudah tahu ini tengah malam, masih saja memakai baju tidurnya untuk keluar.
“Heh. Ini juga karena gw cepet-cepetan jadi ga sempet ganti baju tahu..” Eh? Emang dia denger aku bilang bodoh tadi?
“Lo.. denger apa yang gw batin?”
“Entahlah. Terkadang alam memberikan bisikan-bisikan pada kita, kan..” Hmm.. aku memang tak salah memilihnya.. bahkan dia lebih dari yang aku bayangkan..
“Siapa nama kamu, cantik?” Aku menelan ludah usai mengatakannya. Dengan penuh keberanian aku mengatakannya.
“Lo ga usah ngegombal ke gw yah.. percuma.”
“Terserah.. tapi kamu emang cantik.. jadi siapa nama kamu?” Bahkan aku berani memanggilnya “kamu”.
“Penting ya? Gw cuman mau ikut lo hunting yah. Ga lebih.”
“Ok. Gw ga maksa kok, cantik.. nih kita mulai dari sini aja yah. Bagus tu pencahayaannya. Jadi ini tuh namanya kamera lomo.. kalau punya gw ini jenisnya oktomat. Sekali bidik bisa langsung delapan gambar yang sama tapi dalam detikan yang berbeda dalam satu frame. Masih banyak lagi jenis lomo yang lain dengan efek yang bermacam-macam. Fish eye misalnya, yang efek gambarnya nanti bisa jadi kaya mata ikan, mencembung di tengah gambar. Gitu cantik.. masa ga pernah denger sih? Di Semarang emang belum ada komunitasnya sih tapi di Jogja aja udah ada. Jakarta punya lomonesia.”
“Waaah.. seru yahh.. gw pengen punya!” Matanya yang berbinar itu.. ekspresinya yang polos.. ahh.. dia benar-benar my little indigo girl..
“Harganya juga murah.. Oktomat gw ini aja cuman 400ribuan.”
“Hah? Beneran? Aduh gw bego banget sih ga pernah denger si lomo ini..”
“Hahha.. cantik, cantik.. yaudah ni cobain.. caranya sama kaya kamu bidik pake NIKON kamu kok..”
[Ceritaku]
Aku mencoba oktomatnya sementara dia memakai NIKON DSLR-ku. Kami menyusuri Semarang tengah malam seperti orang gila. Dia asik juga ternyata. Dan menghabiskan malam bersama orang asing adalah pengalaman yang aneh. Kamu tidak perlu tahu siapa namanya, apa latar belakangnya, dari mana asalnya. Kamu hanya tinggal punya kebiasaan dan interest yang sama dengannya maka dunia kalian pun akan tercipta dengan sendirinya. Aku berandai-andai, jika saja orang asing ini bukanlah lelaki.. mungkin bisa jadi cara yang ampuh untuk melupakan Reisha sejenak dan “bermain” dengan perempuan lain.. Untuk sementara, akan kunikmati malam ini bersamanya.
“Cantik.. cepet-cepetan naik ke atap itu berani ga? Yang menang boleh minta apa aja dari yang kalah.. Hm?” Dia sepertinya menantangku..
“Mmm.. boleh.”
“Ok. Gw hitung sampe 3 yah.. 1..”
“Tunggu. Gw yang itung.. 1.. 2.. 3..!!” Dan kami berlari menaiki tangga menuju atap sebuah bangunan tua di kawasan Kota Lama. Beberapa orang yang mangkal di depan gereja blenduk memperhatikan kami heran.. Aku cuek saja. Dia juga sepertinya lebih tidak peduli. Ahh.. Shitt.. dia sepertinya pemenangnya.
“Yeee.. gw duluaaan! Ayo cantik.. cepetan..” Sialan. Artinya aku harus memenuhi keinginannya. Damn!
“Hhh.. Oke. Lo mau minta apa lo dari gw? Asal jangan minta NIKON gw yah.. dia segalanya buat gw.”
“Hehhe.. ga kok cantik.. gw ga pengen NIKON lo.. gw cuman pengen waktu kamu setiap tengah malam minggu seperti ini.”
“Hah?”
“Iya.. kecuali kamu ada halangan, selain itu gw pengen ketemu sama kamu tiap tengah malam minggu seperti ini, cantik.. aku yakin kamu juga penderita insomnia akut kan? Hehhe..” Hm.. sepertinya akan sangat menarik juga menghabiskan tengah malam bersama orang asing seperti dia..
“Oke.. karena uda perjanjian dari awal jadi gw ga bisa bilang engga. Btw lo ada rokok ga? Dingin ni..”
[Cerita Ramma]
“Rei.. Selamat pagi.. Selamat ulang tahun yah..” Aku berharap menjadi orang pertama yang mengucapkannya lewat telefon . 00.02, Telat 2 detik sih..
“Ah Ramma.. makasih yah.. lo orang pertama..”
“Ohya? Huwee.. senangnyaa..”
“….” Jeda yang nggak ngenakin. Ini gara-gara kita agak cekcok kemarin pasti..
“Umm.. gw lagi menuju rumah lo nih..”
“HEH?? Pagi-pagi buta gini, Ram?”
“Hehhe.. Iyahh.. dan sekarang sudah di depan rumah lo. Ke bawah yah, Rei.. udah ada si VW kodok hitam, kan dibawah.. hehhe..” Dia membuka tirai jendela kamarnya seperti yang biasa dilakukannya setiap aku menjemputnya mengajaknya pergi.
“Lo.. ngapain pake kesini segala? Kan udah ngucapin di telefon..”
[Cerita Alle]
Dia menyandarkan kepalanya di bahuku atas tawaranku. Berjuta rasanya. Akhirnya aku bisa mencium rambut indahnya dari dekat.. hal yang selama hampir 2 bulanan ini aku impikan sejak pertama melihatnya kemudian berlanjut mengamatinya, mengikutinya, dan mendokumenkan kehidupannya dalam lomo oktomat-ku. Dia menghisap rokok yang aku berikan perlahan. Begitu menikmati kegiatan merokoknya malam ini. Sementara aku lebih memilih menikmati keadaan sekarang ini tanpa melakukan apapun. Tiba-tiba dia mulai bicara..
“Lo pernah jatuh cinta ga?” Eh?
“Mmm.. saat ini pun sedang jatuh cinta.”
“Ohya? Umm.. Berapa kali lo jatuh cinta?”
“Satu kali.”
“Berarti cinta pertama lo?”
“Iya bisa dikatakan begitu.. kamu, cantik?”
“Pernah. Satu kali juga. Dan tragis.” Deg. Entah kenapa tiba-tiba jantungku berdetak cepat.
“Tragis kenapa, cantik?”
“Susah untuk dijelaskan.. yang pasti dia tidak akan pernah tahu perasaan gw dan jangan sampai dia tahu..”
“Katakan saja perasaanmu padanya.. ini jamannya emansipasi, cantik..”
“Hahha.. gw bisa dibilang bego, gila, bodoh kalau nyatain perasaan gw ke dia..”
“Kenapa? Ga ada yang salah dengan menyatakan perasaan kita ke orang lain..”
“Oh god! Ini tanggal berapa, men?” Aku ikut terperanjat kaget begitu dia mengangkat kepalanya dari bahuku. Usai sudah kenikmatan menciumi bau rambutnya yang khas..
“Umm.. pagi ini berarti sudah masuk tanggal 11 November.”
“Anjrit!! Sialan gw lupa ini ulang tahun dia!!” Ada perasaan yang menyetrum hatiku. Lucu rasanya kenapa aku bisa merasa cemburu seperti ini..
“Hari ini?”
“Iya! Biasanya gw selalu ngucapin yang pertama kalinya! Sialan gara-gara lo gw jadi lupa ulang tahun dia!” Entah kenapa ada yang aneh aku rasakan dalam hatiku. Apa Tuhan sudah mengatur ini semua?
“Ayo ikut gw!” Dia mematikan rokoknya dan menarik tanganku. Kaget bercampur bingung. Aku mengikuti saja langkahnya. Aku diajaknya berlari. Yang ada di benakku hanya satu: pasti orang ini amatlah berarti bagi indigo girl-ku sampai dia seperti ini. Kalau aku boleh memilih, aku tak ingin mengikutinya untuk mencegah perasaan sakit hatiku nanti tapi sebagian hatiku menuntunku untuk tetap pasrah mengikutinya saja tanpa banyak bertanya.
[Cerita Reisha]
Dia lain sekali malam ini. Semoga saja tidak ada ceritanya yang membuatku sakit hati malam ini. Jangan ada cerita wanita-wanita yang lain. Hari ini adalah hariku. Titik.
“Iya emang udah di telefon tapi gw pengen ketemu lo..” Jeda lagi. Ah Shit. Gw paling benci jeda seperti ini. “Umm.. gw mau minta maaf, Rei.. Udah sering bikin lo sakit hati. Sebenernya bukan itu mau gw tapi lo tahu sendiri kan kadang gw suka lose control. Emosi gw cepet banget naik tapi..” Jeda lagi. Gw pengen ngomong tapi susah..
“Gapapa kok, Ram.. gw ngerti lo lagi banyak pikiran.. gw juga minta maaf selama jadi temen lo sering nyusahin hehhe..”
“Umm.. kita udah berapa tahun temenan, Rei?”
“Dua tahunan lebih dikit mungkin, Ram..” Hhh.. Dua tahun yang menyiksa, Rammaku..
[Ceritaku]
Aku sudah di ujung gang kompleks rumahnya. Ya.. aku ingin mengucapkan selamat ulang tahun secara langsung di depannya pagi-pagi buta ini. Tapi entah kenapa firasatku tak enak. Ada sebuah mobil tak asing yang selalu diceritakannya di setiap curhatnya. VW kodok hitam yang membawanya kemana-mana dan itu cukup membuatku menahan rasa sakit hati setiap dia menceritakannya dengan berbinar di depanku.
“Kenapa berhenti, cantik?” Shit! Jantungku berdetak kencang. Aku paling tidak suka kondisi seperti ini. Disaat perasaanku sudah tahu ada yang tidak beres yang akan membuat hatiku sakit tapi aku masih belum berani menerima apa yang ada di depanku itu. Sialnya aku sering sekali mengalaminya. Sebut ini intuisi atau apa tapi Tuhan telah dengan kejamnya tega memberiku perasaan-perasaan aneh seperti ini.
“Dia.. dia disana..” Aku terbata-bata berusaha memberi orang asing ini informasi.
[Cerita Ramma]
“Ya.. 2 tahunan sudah kita berteman, Rei.. tahu tidak, dengan mengumpulkan seluruh keberanian gw nekat kesini pagi-pagi buta kaya gini Rei.. karena gw udah ga tahan lagi..”
“Eh? Kenapa Ram? Lo kalau ada masalah cerita aja.. gw pasti dengerin kok.. gw..”
“Hushh.. biarkan gw nerusin kata-kata gw, Rei..” Jari telunjukku menyentuh bibirnya.
“Gw ga tahan selama dua tahun memendam perasaan ini ke lo, Rei.. gw tahu ini mungkin bisa ngerusak hubungan kita selama 2 tahun.. tapi gw udah ga tahan lagi, Rei.. gw sakit setiap liat lo jalan sama temen cowok lo.. setiap lo cerita banyak temen cowok yang nelfon atau sms lo.. dan malam ini gw sadar gw harus ngomong ke lo.. Reisha.. Hate to say it but I really love you.. Would you be mine? Jangan tanya kenapa karena cinta terkadang tak butuh alasan, Reishaku sayang..”
[Ceritaku]
Aku meneteskan air mataku begitu saja. Aku bisa melihat dengan jelas sekali lelaki di dalam mobil itu menyentuh tangan dia.. hatiku sakit sekali.. aku tak kuasa lagi melihat apa yang akan terjadi setelah ini.
[Cerita Alle]
Aku menggenggam tangannya erat. Aku tak tahu apa yang terjadi tapi yang aku tahu aku harus menguatkannya. Dia terlihat rapuh sekali. Aku tak bisa membiarkannya menangis seperti ini.
[Cerita Reisha]
Kaget sekali. Bercampur senang mungkin. Tapi aneh rasanya.
“Jadi.. selama dua tahun ini.. lo suka sama gw, Ram?”
“Gw tahu gw salah suka sama sahabat sendiri.. tapi semakin lama gw semakin sakit, Rei..”
“Hushh.. Ramma.. dengerin gw.. selama dua tahun ini.. gw juga punya perasaan yang sama seperti yang lo rasain, Ramma..” Entah kenapa, air mata gw tumpah.. rasanya semua beban yang gw rasain selama ini tumpah begitu saja pagi-pagi buta ini.. gw pengen ada satu orang lagi disini yang ikut merasakan leganya hati gw sekarang, gw pengen ada dia yang selalu dengan sabar dengerin curhat-curhat gw tiap malem.. dan entah kenapa, tidak seperti biasanya, dia seperti lupa ulang tahun gw karena biasanya, dialah yang ngucapin pertama kali.. selalu dia orang pertamanya.. tapi aku tak tahu kali ini alasan apa yang membuatnya absen menjadi orang pertama..
[Ceritaku]
Aku bisa melihatnya dengan jelas. Reishaku berciuman dengan lelaki bangsat itu. Aku sudah tak sanggup lagi. Jantungku berdegup lebih kencang dari tadi! Air mataku mengalir tanpa bisa aku hentikan! Aku ingin teriak! Aku ingin lari ke ujung dunia!
“Brakkk!!!” Aku membanting lomo oktomat di tanganku yang baru saja aku kenal malam ini dengan keras. Tak peduli dengan orang di sebelahku ini. Kemudian aku lari sekencang-kencangnya sambil terus menangis. Kenyataan terlalu kejam untuk aku terima dengan alasan apapun Tuhan melakukan ini!
[Cerita Alle]
“Cantiik..!!” Aku bingung. Menghadapi dua kenyataan pahit. Perginya indigo girl-ku dan melihat lomoku dibanting begitu sadisnya oleh cinta pertamaku itu. Tak bisa kubayangkan semua foto tentangnya selama 2 bulan ini di dalam lomoku itu dalam waktu sekejap hilang semuanya, hancur! Seperti hatiku yang hancur berkeping-keping. Entah apa alasannya, aku tak bisa memberi alas an yang tepat untuk ini semua!
[Cerita Mereka]
“Broken this fragile thing now.. And I can't, I can't pick up the pieces.. And I've thrown my words all around.. But I can't, I can't give you a reason.. I feel so broken up.. And I give up.. I just want to tell you so you know.. Here I go, so dishonestly leave a note for you my only one, and i no you can see right through me so let me go and you will find someone.. You are my only one..” Samar-samar terdengar alunan musik dari mobil Ramma. Menambah suasana malam menjadi semakin mendung.
Kampus SASTRA? Baiklah, saya lebih suka menyebutnya FIB (Fakultas Ilmu Budaya) hohho.. sebutan baru untuk kampus saya, membuatnya lebih bergengsi hahaha.. ^^
Well anyway, ada satu hal yang seneng banget saya lakuin bareng temen-temen di kampus: NONGKRONG! Hahaha.. saya bisa menghabiskan waktu dari pagi banget jam 7 hingga jam 10 malem di kampus, cuy.. nongkrong di kampus.. gokil gg tuh? ^^ Tapi tentunya perihal nongkrong ini gg sekedar nongkrong hohoho.. disini saya pengen nyeritain beberapa pengalaman saya di kampus yang biar kata orang SD Inpers ini (bahkan ada yang suka menyebutnya dengan bakarsastra, wkwkwk piss riev ^^) tapi bagi saya, dari kampus inilah lahir orang-orang luar biasa dan aneh-aneh hahahah..
best friend forever!!
(di depan kosan saya, dawud's bday!!^^)
Humm.. Baiklah saya akan memulainya!
Pertama, jelas, kegiatan yang sebenarnya agak terpaksa dilakukan di kampus ini tapi justru sebenarnya adalah tujuan kampus diciptakan: KULIAH! Hohoho kecuali kuliahnya Mr. Jonathan dan Mr. Bill (both of them have a different style in the way they teach, guys!!), saya agak malas sebenarnya menghadiri rutinitas yang namanya kuliah ini karena yaaah.. saya tidak suka dengan kegiatan yang bersifat rutinitas: kelas yang sama, teman yang sama, dosen yang sama tiap minggunya, dan kebosanan yang sama. Kegiatan inilah yang membuat saya harus bangun pagi-pagi (padahal tidur tengah malam.. hukss!) apalagi semester IV ini cuy.. kuliah jam 7 semua tiap harinya! Yaaah.. as you guys know di profil bog saya ini, saya benci kuliah jam 7!! T.T well anyway, kuliah biasanya berakhir jam setengah 2.. krik krik.. lama amat diiiin??? Yaaah emang.. tega yah? Hukss.. mana AC ruang kelas kadang kagak nyala aja gituuh guyss.. kebayang gg sih berada di dalam ruangan yang gg terlalu gede, ditempatin sama 20-50an orang dan tanpa AC! Ohmyy! HOREE saya kepanasan!! T.T
bersama teman-teman semester 2 lalu,
ruang kelas yang (bisa juga) dipakai drama class! hohoho asiik! =)
kalau yang ini di ruang ekstensi.. hmm.. lumayan asik nih kelas..
Then.. siangnya, hmm.. tidak rela untuk meninggalkan kampus dan teman-teman, mulailah kegiatan yang menyenangkan ini dimulai: NONGKRONG! Hehhe.. tapiii nongkrong ini saya lakukan bareng temen-temen kalau lagi gg banyak kerjaan cuy.. Kalau lagi hectic-hectic-nya ngurusin acara EDSA (English Departmen Student Association) alias HMJnya Sastra Inggris, nah yang ini, HOREE! Saya ikut EDSA! Hehhe.. nah kalau lagi ngurusin EDSA, yaudah deh nongkrong-nongkrongnya agak terkorupsi hoho nongkrong paling asik mah di joglo cuy.. saya flashback memori waktu semester 1 dulu, aduuh bareng temen-temen yang belum banyak kegiatan organisasi, kami asik aja gituh nongkrong di Joglo, maen poker, cerita-cerita, nyanyi-nyanyi, bikin tugas sambil nyambi ngobrol (hahha), dll.. aaah.. jadi kangen saat-saat itu temaaan.. huksss..
jaman2 semester 1 yang jadul dan terkutuk ituu hahaha.
tapi sekarang kita jadi lebih berarti kawan! Nongkrong kita udah gg lagi di Joglo tapi di MACIL (markas kecil alias markasnya EDSA yang kecil banget di paling belakang tempat markas2 organisasi yang lainnya di FIB) hehhe.. kita nongkrong disitu, sambil nonton film, makan, ngobrol2, rapat, dll.. lebih berarti bukan? Beda dengan semester 1 dulu waktu kita masih polos-polosnya hahaha.. aaah kegiatan nongkrong ini emang gg ada duanya! Apalagi bersama kalian semua guyss.. I love you all guyss.. =))
with kominfo&secretary EDSA!
Hmmm.. menjelang sore, dulu.. yah kemarin2 lah, waktu hotspot FIB masih asik-asiknya, pasti kita bisa hotspotan dari siang sampe malem hahha! Tapiii sekarang gg asik nih hotspotnya.. masa kadang bisa (itupun lambretaaa) tapi kadang malah mati pet! Gag ada hotspot yang bisa dipake di FIB huhhu sedihnyaaa T.T
kala hotspot masih cihuyy.. ^^
SO guys, kalau gg ada hotspot dan kita lagi gg banyak kerjaan, udah deh jadi autis di kampus hahaha.. tapi semester ini kayaknya kerjaan semakin banyak jadi yah.. ada aja yang saya lakukan menjelang sore di kampus.. nih ya, kalau lagi mau ada debate competition, saya dan temen-temen dari ENORMOUS (english club-nya EDSA), bakalan nongkrong di kajur sastra inggris yang selalu kita sulap jadi basecamp dengan enaknya menganggap rumah sendiri hihihi.. ketua jurusannya baek banget siiih.. (makasih pak mualimiiiin.. ^^) kemudian kita bakal bedah motion untuk lomba, trus latian debate dah.. bisa kebayang kan, kita tereak-tereak pake bahasa inggris, ngedebatin motion yang kita pilih.. orang-orang yang lewat kajur pasti bakal noleh dan dengan herannya mereka mungkin berpikir, “ini orang-orang mau latian demo di Kedutaan Amerika atau gimana?” heheheh.. HOREE! ^^
ENORMOUS lagi tanding di interfaculty debating hoho..
Trus kalau lagi sibuk sama EDSA, kaya nyiapin acara METAMORPHOEDSA 17-18 APRIL kemarin misalnya, udah deh, saya yang waktu ketiban sampur jadi ketua panitia sibuknya masyaallah!! Rapat laaah, ngejar-ngejar dosen lah, keluar kampus bentar buat nyari sponsor, masukin proposal lah, and the bla bla blaaaah.. Nah kalau saat ini, lagi sibuk sama anak-anak KOMINFO EDSAAA!!! Kami kemarin-kemarin selalu nongkrong sampe sore lembur bikin mading, dll.. ahyay.. sekalian promosi yah guyss.. liat mading EDSA yah di depan Kajur Sastra Inggris.. namanya E-WALL alias EDSA WALL! Hohoho.. Fyuuh.. cukup menyita hari-hari di kampus akhir-akhir ini yang satu itu, tapi HOREE! Akhirnya jadiii.. Senaaaang! =))
Daaaan.. malamnya!
Akhir-akhir ini biasanya saya pulang maghrib sama temen-temen tapi banyak banget pengalaman saya menghabiskan waktu sampe malem di kampus! Flashback memori nih.. dulu pas jaman-jaman ada hotspot, bisa tuh nongkrong ma si Fitri, Emon, icha, Teteh fanny, mas yoga, cindy, cresti, enggy, dll buat hotspotan di joglo! Asik cari-cari dari mulai bahan buat tugas kuliah sampe you tube dan fesbukan! Hehhe.. nah kalau pas jaman METAMORPHOEDSA, waaah jadi anak malam beneran di kampus! Rapat sampe malem, ngobrol-ngobrol sama panitia sampe malem, bahkan jadi inget pas H-1, saya tidur di Joglo yang udah disulap jadi stage buat hari H besoknya bareng temen-temen panitia kaya cindy, dawud, cresti, putra, sumbang, teteh fanny, budheee, dll.. huhu berapa diantara kalian yang pernah tidur di joglo coba? KITA PERNAH! HOREE!! Bangga rasanya serasa jadi penguasa kampus hahahah.. pernah juga nih jaman METAMORPHOEDSA, malam-malam jam10 lebih, ujaaan dereees, dan pagar udah ditutup sama si satpam yang kadang-kadang bikin jengkel, akhirnya saya sama icha yang masih tertinggal di dalem, nungguin budhe jemput kita pake motor, kita bingung mau gimana nih?? Nah pas budhe dateng, dengan udah keujanan gitu, nyuruh kita buat loncat pager!! Gubraaaak!! Ohmy!! Seluruh dunia akan melihat saya loncat pager abis ini? Ohmyy!! =D daaaan karena udah kasian juga ma budhe yang keujanan basah kuyup gitu, udah jemput kita lagi! Maka saya dengan sekuat hati melangkahkan kaki saya naik ke pagar guys!! Pagar FIB!! Hahahahah! Ini mungkin hal tergokil yang pernah saya lakukan di kampus ini malam-malam ujan-ujan pulaaa! =D AND I DID IT GUYSS!! HOREEEE!! Entah kenapa saya malah bangga abis loncat! Hahah.. tapi gg gitu dengan icha, icha tuhyaaa.. lamaaa banget kita yakinkan sampe akhirnya dia mau loncat! Mana dia pake rok lagi! Kebayang gg seh?? Hahha piss chaa.. ^^
Humm..
Mungkin itu sedikit cerita-cerita kegiatan saya di kampus sastra atau FIB atau apalah kalian menyebutnya, yang penting kampus tercinta ini telah menyimpan berjuta kenangan dan memori tentang kehidupan kita sebagai mahasiswa.. agent of change, sodara-sodara!! =D
Mungkin setiap dari kita punya pengalaman yang beda-beda di kampus kita ini yah guys.. tapi kita berada di tempat yang sama, tempat yang menjadi saksi bisu seluruh kegilaan, kegokilan, dan semuaaa kegiatan kita selama kita kuliah disini.. dan suatu saat, entah 5 atau 10 tahun kemudian, mungkin kita tidak sengaja akan dibawa ke kampus ini, berpijak di tanah yang pernah kita jajaki, membayangkan saat-saat seperti saat ini, memutar memori kita, duduk di joglo sambil merasakan sata-saat seperti ini bersama teman-teman senasib seperjuangan.. hmm.. kita akan merindukan saat-saat itu, sahabaat.. pasti!
So guys..HOREEEEEEEE!
Saya bangga menjadi bagian dari kampus ini!! Really!!
Malam yang sayang untuk dilewatkan,
Hujannya rintik-rintik menambah suasana malam jadi indah saja..
Aku sangat suka hujan di kala malam hari.. Tapi aku tidak begitu suka hujan di siang bolong karena tidak bisa aku nikmati seperti ketika aku menikmati hujan di tengah malam seperti ini, membuka jendela kamarku, menghirup bau air hujan berpadu dengan tanah dan tanaman.. Hmmm.. Udara dingin malam ini memang menusuk, membuat perutku semakin lapar saja tapi ini terlalu sayang untuk dilewatkan begitu saja! =)
Entah kenapa secara kebetulan, hari ini banyak yang cerita sama saya, mungkin saya bisa menobatkan sebagai hari curhat sedunia! Hahah.. hari ini saya banyak mendengar =) Dan saya sangat senang mendengarkan orang bercerita.. Saya bisa tahu banyak hal tentang dia yang sebelumnya belum pernah saya dengar dari siapapun.. Mungkin terkadang ceritanya mirip dengan yang lain tapi tetap saja ada hal yang berbeda disitu.. Saya jadi berpikir Tuhan adalah penulis skenario terhebat yang pernah ada, Dia menciptakan banyak sekali “skenario-skenario” dengan tokoh yang berbeda-beda, ide cerita yang berbeda-beda, konflik yang beragam serta ending yang bermacam-macam!
Nah, disini, saya pengen membuat catatan yang dedicated for them but u should read this and give ur comment then.. =)
Teman..
Hidup itu memang pilihan.
Jika kamu dihadapkan pada 2 pilihan yang sama-sama sulit maka cobalah bandingkan keduanya.. Carilah resiko yang paling kecil.. Mantapkan hatimu, Dengarkan suara hatimu dan Beranilah mengambil 1 pilihan, Ingat.. Kamu tidak bisa memilih keduanya karena akan membuatmu terlihat rakus dan tidak bijak di mata Tuhan =) Kamu juga mempunyai hak untuk tidak memilih keduanya dan justru mencari alternatif lain diluar 2 pilihan tadi.. Justru kamu akan sangat bijak manakala bisa menemukan alternatif yang sangat menguntungkan semua pihak dan tidak ada yang merasa dirugikan.. Sayangnya, pastinya susah untuk menemukannya yah? =)
Jika kamu telah menentukan pilihanmu maka apapun yang akan terjadi nantinya tidak ada yang perlu disesali.. Keputusan yang telah kamu ambil itu adalah yang terbaik, jika kamu menyesal dan berpikir bahwa kamu telah salah memilih.. Itu tidak benar! Itu semata-mata hanyalah perasaan tidak terimamu saja.. Padahal jikapun kamu memilih pilihan satunya yang tidak kamu pilih, belum tentu juga itu akan lebih baik hasilnya.. Jadi jangan pernah menyesali keputusan yang telah kamu buat.. Dia akan membawamu ke kehidupan selanjutnya karena takdir itu semata-mata rangkaian cerita yang berhubungan, sebab-akibat, dst..
Teman..
Hidup ini indah manakala kamu dapat mencintai apapun di dunia ini dan dimulai dengan mencintai dirimu sendiri! Hanya dengan memegang prinsip itu kamu pasti akan merasa bahwa setiap hari kehidupanmu semakin membaik dan kamu akan merasa nyaman hidup di dunia ini tanpa perlu membenci diri sendiri dan orang lain. Selalu berpikirlah positif tentang dirimu, jangan selalu berpikir yang negatif-negatif saja.. Semua orang pasti punya sisi positif dan negatif.. Gunakanlah positifmu itu untuk menutupi yang negatif dan jangan sebaliknya! Okeh?? =)) Berpikirlah bahwa dirimu hebat, katakanlah YES YOU CAN DO IT! Pada dirimu sendiri.. Energi-energi positif itu akan membawamu mencintai diri sendiri dan orang lain serta kehidupan ini =)
Teman..
Cowok itu emang gitu.. Suka nyebelin dan gg sadar2.. Hahah..
Sabar aja yah.. Nikmati aja kondisi yang sekarang tapi aku gg akan tega kalau sampai hatimu sakit gara-gara dia.. Tenang, seisi bumi akan membantumu! Huwahahahah..
Teman..
Sudahlah, jangan mencampuri urusannya.. Aku juga sudah ikut mengingatkannya tapi mau gimana lagi?? Setiap orang memang berhak menentukan jalannya masing-masing dan ketika dia memilih jalan yang seperti itu, aku rasa kita tak punya hak apa-apa untuk melarangnya. Bukankah setiap manusia dilahirkan merdeka? Lantas kenapa kita batasi hak-haknya? *sigh*
Teman..
Aku jadi pusing sendiri sekarang hahah.. Ditinggal tidur, sms belum dibalas, Sepertinya ketiduran sejak tadi gara-gara kelamaan nunggu replyku pas lagi ditelfon temen hehhe maap yaaah.. Setimpal lah, sekarang aku pun sendirian pukul 1.20 tengah malam gini.. Hujannya udah berhentiii huhu sediiih.. Gg ada suara-suara indah itu lagiii.. Jadi mengurangi mood menulisku.. Beginilah kalau insomnia kumat.. Dini jadi autis.. jhfuuytuytuytyutyuftuytyu... Gag jelas tadi ngomong apaan seh si dini??
Jangan dipercaya,
kayaknya dibawah sadar tadi nulisnya hahahahahh.. Parahh!! Ngopi dulu ah..
PS. Anjrit kopi saya abis!! Hiks.. T.T
Buat saya.. tahun baru=level baru!
Hmm.. sekarang 31 Desember 2008 pukul 22.01 waktu jam laptop saya.. yeah.. malam taun baru!! Tidak saya rayakan dengan pergi ke alun-alun kota tempat saya tinggal ini, tidak jua ke Semarang mencari huru-hara bersama teman-teman, sebenarnya ada agenda FCFC malam ini pada tidur tempat cindong, bermalamtaunbaru ceritanya tapiii unfortunately saya lagi gg enak badan jadi malas sekali harus sengaja ngebis ke Semarang.. sebenarnya mau ada agenda juga nginep di rumah saya sama schoolmate saya: cope, alina, asri. Tapi itupun batal gara2 cope gg dibolehin kakaknya.. kayaknya dia bakal dipingit sampai tgl.3 = wedding date-nya kakaknya itu hohho..
Anywayyy..
Tinggal 2 jam lagi tahun 2009 datang!!
Sebenarnya tidak banyak yang berubah yah dengan pergantian tahun, kita tetap saja seperti sekarang, mungkin kalau nanti saya masih duduk terus disini di depan laptop pun nanti di tahun 2009 saya akan tetap seperti ini. Jadi sebenarnya apa yang kita rayakan dengan momen taun baru itu kawan??
Buat saya, tahun baru = level baru!!
Level?? Yaa.. hal yang paling krusial dengan bergantinya tahun adalah umur kita juga akan ikut bertambah (apalagi buat kalian yang berulangtahun tgl.1 Januari.. keponakan saya si Adam mengalaminya! =D) artinya kita akan semakin dipertanyakan kedewasaan kita. Tanpa kita sadari.. dengan bergantinya tahun, kita baru saja menamatkan level kita di tahun 2008 dan kita lolos di level ini untuk kemudian kita naik ke level selanjutnya: 2009!!
Seperti halnya dalam game2, setiap kita naik level, pastilah tingkat kesulitannya semakin bertambah. Akan ada variasi2 yang terjadi di level berikutnya. Ambil contoh saja game petualangan “Jacky Chan”, entah kalian pernah memainkannya di Play Station kalian atau tidak, tapi ini adalah game favorit saya kala SMP dulu.. levelnya beragam dan semakin naik semakin susah tantangannya tetapi kadang tantangan dari level sebelumnya tetap diikutsertakan jadi level selanjutnya hanya lebih bervariasi sedikit dari level sebelumnya, tidak beda jauh.
Coba kita terapkan game itu dalam kehidupan real. Tahun 2008 kemarin pastilah banyak tantangan, beragam masalah, dll yang mungkin bisa saja juga berasal dari tahun 2007 dan heyy.. apa kalian berhasil menyelesaikan beragam tantangan itu? Apa kalian sukses memperoleh nilai sempurna untuk permainan kalian di level tahun ini? Kalau iya, selamat. Berarti anda tinggal move on dengan tantangan baru yang mungkin akan anda hadapi di tahun 2009 nanti tapi jika beluum.. mungkin anda akan menyelesaikannya di level selanjutnya karena mau tidak mau anda harus move on! Jangan stuck di level itu saja, sekali lagi, mau tidak mau anda harus tetap menjalani kehidupan ini. Anda tidak bisa berhenti tertinggal di tahun ini. Sekali lagi, WAKTU yang terus berjalan membuat kita tidak mungkin bisa stuck di satu titik saja. Jadi kawan, mau tidak mau, hadapilah 2009, level baru anda sebentar lagi ini, dengan jiwa besar. Tekad besar yang selalu anda tanamkan dalam diri kalian. Bukan begitu, kawan?
Hmm.. dalam game biasanya ada hal2 yang harus kita selesaikan atau kerjakan di level tertentu. Ini juga diaplikasikan dalam kehidupan real bahwa anda juga harus menyelesaikan beberapa hal di level selanjutnya ini. Mungkin banyak dari kalian yang telah dengan rapinya menulis resolusi demi resolusi untuk tahun 2009 nanti. Yaa itu bagus sih, asal jangan hanya tulisan2 belaka yang tidak pernah terwujud dalam tindakan. Jangan Cuma mimpi-mimpi yang tidak pernah bangun. Saya jadi teringat seorang teman di SATOE ATAP. Dia mempunyai “buku mimpi” yang berisi mimpi2 yang ingin dia raih di dunia ini.. dia selalu menulis apa yang dia ingin lakukan disitu tanpa memandang waktu. Dan memang begitu besarnya kekuatan mimpi disertai doa dan usaha, tekad bulat untuk menggapinya sehingga Tuhan pun memeluk mimpi2 teman saya itu. Banyak tulisan di buku mimpinya yang telah menjadi kenyataan, seperti mendirikan SATOE ATAP itu sendiri.. wow!!
Nah kawan.. dari situ mungkin kita bisa belajar bahwa jangan hanya menulis resolusi2 di akhir tahun untuk tahun depan yang artinya kalian menulisnya setahun sekali. Mungkin kita harus punya kinda dream book yang teman saya punya itu sehingga kapanpun kalian punya keinginan kuat untuk mewujudkan sesuatu tulislah disitu.. means that anda memang menulisnya dari hati, bukan moomen setahun sekali yang rasanya menjadi rutinitas belaka tanpa realisasi: membuat resolusi. Ah ya! Saya jadi ingat teman saya yang pernah bilang sama saya, “Tahu gg din, resolusiku tiap tahun selalu sama: berhenti merokok! Tapi tetep aja gg pernah terwujud.. hahha..” Hahha.. dasar.. tapi saya menghargai dia fokus pada satu hal yang ingin diubahnya meskipun dia tak pernah berhasil (makanyaa.. ngemut pocky aja lagi sono..!! hahha). Daripada kita membuat banyak sekali resolusi tapi pada akhirnya kita mengkhianati begitu banyaknya resolusi kita sendiri. Hmm.. beresiko juga kawan membuat sebuah resolusi
Well, terlepas dari perlu tidaknya membuat resolusi, saya selalu ingat si Donny Dhirgantoro dalam novelnya dan novel kesayangan saya “5cm” berkata bahwa, “Kalau kamu punya impian, harapan, dan cita-cita.. maka taruhlah dia, menggantung, 5cm di depan kening kamu, jangan pernah kamu lepas, maka kamu akan mengejarnya sampai dapat.” Jadi memang, 3 hal itulah (impian, harapan, dan cita-cita) yang akan membuat manusia tetap eksis dan menjadi manusia sebenar-benarnya, tidak hanya seonggok daging yang hanya bisa bicara dan punya nama! begitu kata Donny.. jadi dengan cara apapun, membuat atau tidaknya sebuah resolusi, manusia tetap harus punya mimpi. Fokuslah pada keinginanmu itu maka pasti akan terwujud!
Buat saya pribadi, karena tahun baru=level baru, saya sebenarnya tidak suka beresolusi karena akan membuat hidup saya terencana hahha dan saya tidak suka dengan sesuatu yang diatur ataupun teratur hehhe.. maka saya cuman ingin berdoa di akhir tahun ini semoga di level baru permainan saya nanti, saya bisa menjadi MANUSIA YANG LEBIH BAIK DARI TAHUN KEMARIN. Mimpi-mimpi dan harapan saya tetap tidak berubah, masih sama dari tahun ke tahun, hanya saja, seperti saya katakan di awal tadi, mungkin perbedaannya hanyalah lebih bervariasi
Well, dimanapun kalian berada, dengan cara apapun kalian menyambutnya malam ini, saya yakin, niat kita sama.. sebagai citizen of world tentunya! J So guys.. HAPPY WONDERFUL 2009 EVERYBODY!! Nyalakan terus semangatmu menempuh level baru kalian.. with ur own way, absolutely!